SUNGAILIAT TERKINI

RSUD DEPATI BARIN RDP DENGAN KOMIS I DPRD KABUPATEN BANGKA TERKAIT DISTRUBUSI AIR

Bangka-MSM
Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Depati Barin Kabupaten Bangka bersama stafnya menghadiri Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan komisi I DPRD kabupaten Bangka di DPRD Kabupaten Bangka, kemarin.

Ketika mau dikonfirmasi masalah RDP, Direktur RSUD Depati Barin dr. Yogi Yamani kebetulan sedang mengikuti diklatpim jadi diwakilkan ke stafnya Juniarsyah.

Juniarsyah mengatakan hasil Rapat dengar Pemdapat (RDP) dengan komisi I kemarin berkaitan dengan persoalan distribusi air di RSUD Depari Barin.Selasa (21/4)

Jadi masalah air memang krusial bagi rumah sakit ini karena kecilnya debit air dan hal itu sudah dijelaskan oleh Pak Direktur RSUD Depati Barin Dr Yogi Yamani dalam RDP kemarin.

Ia mengungkapkan bahwa pihaknya sudah mengudang Direktur Perumda Tirta Bangka membahas maaalah air ini, beliau sangat respect bila butuh air segera kontak dirinya,saking peduli dan tanggapanya terhadap kebutuhan air di RSUD Depati Barin.

Bahkan Direktur Perumda Tirta Bangka bersama stafnya langsung melakukan pengechek terhadap kondisi perpipaan dirumah sakit ini,jadi beberapa rekomendasinya agar segera perbaiki tetapi sifatnya masih minor baru sedikit jadi belum siginifikan,” terangnya.

Selanjutnya kata Juniarsyah distribusi air di RSUD ini diwaktu pagi kecil sekali,karena pipa kita bergabung dengan pipa yang besar djalan Sudirman ,sehingga ada kemungkinan berdampak kecilnya air yang masuk ke RSUD.

Dalam jangka pendek ini kita melakukan rekayasa bersama dengan Perumda Tirta Bangka, mengatur penggunaan air untuk dialirkan ke gedung-gedung tertentu saja sampai setengah hari, nanti sekitr jami 10 dibuka lagi untuk umum karena debit air sudah besar.’”Jadi itu yang kita lakukan sekarang ini,”kata dia.

Ada upaya lain yang kita dilakukan yakni berdiskusi dengan pihak Peruma Tirta Bangka membangun sumur bor sendiri menggunakan jet pump,namun berdasarkan kebijakan pihak rumah sakit tidak dianjurkan lagi, karena kondisi gedung rumah sakit tinggi-tinggi jadi sangat riskan sekali,” paparnya.

Dalam RDP tersebut juga ditanya tentang rencana kedepan rumah sakit untuk jangka panjangnya yakni pembangunan saluran pipa besar induk,” tambahnya.

Dijelaskannya memang ada program pembangunan pemasangan pipa baru untuk masyarakat sekitar seribu unit dari Perumda Tira Bangka tetapi rumah sakit tidak bisa, namum pihak DPRD Bangka suruh mengajukan supaya ada pemasangan pipa induk dan berkoordinasi ke Perumda Trta Bangka dan pemkab Bangka.

Intinya kami berharap pemerintah daerah mensuupport RSUD Depati Barin agar permasalahan air ini bisa teratasi,” tutupnya.(IMJ)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *