WARGA DUSUN SERENDANG GOTONG ROYONG PERBAIKI JALAN YANG RUSAK
Merawang-MSM
Karena jalan desa tak kunjung diperbaiki dan sudah banyak yang rusak warga dusun Serendang desa Baturusa kecamatan Merawang berinisiatif bergotong royong untuk memperbaiki jalan tersebut.Minggu ( 17/5)
Kegiatan tersebut adalah aksi swadaya masyarakat sendiri untuk menambal atau memperbaiki jalan lingkungan yang rusak. Sedangkan kegiatan ini bertujuan meningkatkan keselamatan, mencegah kerusakan lebih parah, serta mempererat silaturahmi antar warga tanpa harus selalu menunggu perbaikan dari pemerintah.
Kegiatan royong dikomandoi ketua RT Ibu Khuri Hanafi dan dan seluruh masyarakat yang berada di lingkungan Serandang turun ke lokasi jalan untuk memperbaiki,Selain itu Kegiatan ini sebagai bentuk kepedulian terhadap kenyamanan dan keselamatan warga dalam beraktivitas sehari-hari.
Adapun Jalan yang diperbaiki lebih kurang 800 meter, mulai dari depan toko Minar tembus menuju ke jalan utama depan sekretariat PAC PDIP Merawang.yang merupakan akses utama warga menuju kebun, rumah-rumah penduduk, serta fasilitas pendidikann dan fasiitas umum lainnya.
Sebagian ruas jalan mengalami kerusakan akibat genangan air dan kurangnya perawatan, sehingga menjadi berlubang dan sulit dilalui, terutama saat hujan turun.
Dengan membawa alat-alat seperti cangkul, sekop, gerobak dorong, serta material seperti pasir, semen dan batu, warga turun langsung ke lapangan. yang mana kegiatan dimulai sejak pagi hari Minggu (17/5) dengan penuh semangat.
Suasana penuh rasa kekeluargaan,kekompakan dan kebersamaan terasa kental, diiringi canda tawa dan saling bantu antara sedama warga setempat.Tak hanya sekadar memperbaiki jalan, gotong royong ini juga menjadi ajang silaturahmi untuk penguat hubungan antara masyarakat.
Diharapkan kegiatan tidak hanya sampai disini tetap akan dikembang sebagai solusi jangka pendek terhadap akses jalan yang rusak, dan juga menumbuhkan kesadaran kolektif akan pentingnya menjaga dan merawat fasilitas umum.
Sejumlah warga mengatakan kepada median ini kami tidak mau mati dalam pengharapan dam menuggu ketidak ada kepastian jadi bergotong royong bersamalah untuk memperbaiikinya,” ungkap mereka.(IMJ)

