PEMKAB BANGKA

FERRY INSANI LANTIK HARIYADI JADI SEKDAKAB BANGKA

Sungailait-MSM
Bupati Bangka, Fery Insani, resmi melantik Hariyadi, sebagai Sekretaris daerah (Sekda) di Pemkab Bangka dikantor Bupati Bangka,Senin (5/10)

Hadir dalam acara pelantikan tersebut Wakil Bupati Bangka seluruh Kepala OPD dan undangan lainnya.

Bupati Bangka Fery Insani menegaskan pelantikan ini didasari kebutuhan akan sosok pimpinan birokrasi yang kuat, terutama yang memahami kondisi keuangan daerah dan negara yang saat ini tidak dalam kondisi baik-baik saja.

Dirinya menilai Hariyadi adalah sosok yang tepat dengan pengalaman panjang di birokrasi, sejak jaei ASN tahun 1999, beliau dinilai memiliki ketabahan, pengalaman, dan pemahaman birokrasi yang matang, termasuk pernah bertugas di Bangka Tengah dan berbagai posisi strategis.

“Beliau memiliki tabah dan pengalaman yang jauh. Saya dulu ASN di tahun 1999, beliau sudah senior. Jadi saya harap dapat menjalankan pemerintahan di Kabupaten Bangka sebagai pimpinan aparatur,” katanya.

Fery menganalogikan posisi Sekda sebagai Chief Executive Officer (CEO) di lingkungan Pemkab Bangka, yang menjadi pusat pandangan dan tumpuan kinerja seluruh OPD. Beban jabatan ini disebut relatif berat, apalagi harus berkolaborasi dengan Kepala BPKAD sebagai Chief Financial Officer.

“Jabatan Sekda ini relatif berat. Dia menjadi center of view, menjadi pusat pandangan orang. Baik tidaknya pemerintahan akan dilihat dari sini. Saya harap kita sama-sama, Pak Syahbudin (Wabup) dan saya, bisa menjaga kekompakan ini,” tegasnya.

Bupati juga menjelaskan proses seleksi Sekda ini sejalan dengan visi misi Bupati dan Wakil Bupati, yakni memilih personil yang mampu menerjemahkan dan mengeksekusi visi tersebut melalui organisasi perangkat daerah.

“Kita memilih siapa yang dapat menangkap visi-vsi kepala daerah. Saya percaya, meskipun kita tidak sempurna, tapi paling tidak kita bisa menyempurnakan bersama-sama,” ucapnya.

Di akhir sambutan, Fery Insani mengingatkan agar Sekda yang baru dilantik, Hariyadi, siap dengan konsekuensi jabatan yang berat, termasuk dukungan keluarga, serta mampu menyelesaikan setiap persoalan dengan bijak.

“Jabatan ini beroperasi di tingkat kompetensi. Tidak usah berpikir harus menyenangkan semua orang. Ketika ada masalah, selesaikan bersama. Saya berharap kita bisa lebih baik dari hari kemarin. Jika ada kelemahan, kita refleksi bersama untuk perbaikan ke depan,” tutup Fery.(IMJ)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *