DPRD BANGKA GELAR RAPAT PARIPURNA MENDENGARKAN PIDATO KENEGARAAN PRESIDEN RI DALAM RANGKA HUT RI KE-81
Bangka-MSM
DPRD kabupaten Bangka menggelar rapat Paripurna Mendengarkan
Pidato Kenegaraan Presiden Republik Indonesia Dalam Rangka Hari Ulang Tahun Ke-81
Kemerdekaan Republik Indonesia, berlangsung ruang rapat paripurna DPRD Bangka.Jumat (14/8)
Rapat dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Bangka
Jumadi,S.IP,M.AP dan dihadiri oleh Bupati Bangka Fery Insani, S.E., M.M, wakil Bupati
Bangka Syahbudin, S.IP, M.Trip, wakil ketua II DPRD M.Taufik Koriyanto,SH,MH,
segenap FORKOPIMDA , Plt Sekretaris Daerah, Asisten, Kepala Dinas,serta para undangan lainnya.
Ketua DPRD Bangka Jumadi,S.IP,M.AP dalam sambutannya menyampaikan sedikit refleksi
makna pentingnya memperingati hari kemerdekaan republik indonesia yang ke-81 tahun ini
kemerdekaan Indonesia didapat bukan dari hadiah yang diberikan oleh bangsa lain.
Kemerdekaan Republik Indonesia diraih dengan pengorbanan dan perjuangan yang besar.
Kita tidak dapat menghitung berapa banyak darah yang tumpah, nyawa yang hilang dan harta
yang dihabiskan, untuk kemerdekaan yang hampir 81 tahun dinikmati bangsa ini,papar Jumadi.
Ia mengatakan diimomen
menjelang hari ulang tahun kemerdekaan yang tinggal 3 hari lagi, mari! Kita jadikan
semangat para pejuang bangsa, untuk membakar semangat kita dalam mengisi kemerdekaan
dan membangun negara kesatuan Republik Indonesia yang kita cintai.
Kemerdekaan yang dimaknai dengan kebebasan, bukan hanya kebebasan fisik, tetapi juga
kebebasan diri yang harus diikuti dengan tanggungjawab moral, keadilan sosial, serta ruang
bagi warga negara untuk mendapatkan hak-nya secara adil,jelasnya.
Tantangan berbangsa dan bernegara dari waktu semakin kompleks. Sehingga perlu semangat
juang dan strategi untuk mengatasi segala tantangan yang dapat mengancam kedaulatan
bangsa. Tantangan yang kita hadapai di era ini adalah digitalisasi, yang sudah menjadi
keharusan dan kebutuhah seluruh lapisan masyarakat.
disinformasi atau informasi palsu dan
keliru, dan kejahatan syber.tutur Jumadi.
Selain itu derasnya arus globalisasi, yang membuat batas antar negara semakin tipis, akibat
pertukaran informasi, produk, budaya dan pemikiran, sehingga masuknya ideologi baru yang
juga menjadi ancaman serius bagi keutuhan bangsa, dan dapat menurunkan bahkan
menghilangnya nilai luhur bangsa,tukas Jumadi
Selanjutnta ketua DPRD kabupaten Bangka juga mengajak meningkatkan kemampuan, kapasitas diri dan lingkungan, untuk
menjadi benteng, untuk mencegah ancaman terhadap kedaulatan bangsa. Bangsa yang
berdaulat adalah bangsa yang mampu mengatur jalannya pemerintahan, wilayah dan
rakyatnya secara mandiri, bebas dari intervensi negara lain.
Saat ini, kedaulatan pangan
menjadi program fokus utama pembangunan nasional, dalam rangka meningkatkan
kesejahteraan bagi warga negaranya.
Hal ini, seiring dengan tema yang diusung nasional, pada hari ulang tahun kemerdekaan
Republik Indonesia yang ke-81, yaitu “Indonesia berdaulat, adil dan makmur“. Mari kita
bersama berkontribusi, menjaga kedaulatan bangsa, melalui profesi, tugas dan fungsi kita
masing-masing, demi mewujudkan keadilan dan kemakmuran rakyat.pungkas Jumadk.
(Humas DPRD Bangka/IMJ)

