PARLEMENTARIA

ANGGOTA DPRD BANGKA TERENYUH MELIHAT KONDISI STADION BINA SATRIA

Bangka–MSM
Saat berkunjung ke Stadion Bina Satria Sungailiat,anggota DPRD Kabupaten Bangka, GA Subhan terenyuh melihat kondisi stadion yang memprihatinkan., Kamis, (22/7)

“Jadi Stadion Bina Satria Sungailiat ini dari masa ke masa masih seperti ini, belum ada perubahann yang signifikan, cuma permasalahannya memang pemkab Bangka belum bisa merealisasikan renovasi yang sesuai dengan standar nasional maunpun internasional,” kata Subhan, kepada MSM

Pada saat berkunjung dan melihat kondisi, Subhan mengungkapkan jika bagian atap tribun stadion sudah bocor bahkan hampir roboh. Dan kondisi itu sungguh membahayakan olahragawan yang beraktivitas di area stadion.

Untuk melakukan panataan sekaligus membangun fasilitas olahraga yang sesuai dengan standar nasional dan internasional dan berintegrasi dengan ekonomi,” harus melibatkan pihak ketiga,” terang politikus PKB ini.

Sementara, Kepala Bidang Pemuda dan Olahraga Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Bangka, Khailani, ketika ditemui Sarpos di Stadion OROM Sungailiat, mengungkapkan jika kondisi atap stadion yang bocor bertambah parah. Kebocoran atap itu disebutnya dikarenakan angin puting beliung yang terjadi benerapa bulan silam.

“Itu rusaknya karena insiden puting beliung. Setelah kejadian kami usahakan buat nota dinas, disampaikan langsung ke Pak Bupati, Sekda, kan. Diteruskan lagi ke BPPKAD.

Ya mungkin kalau disetujui usulan itu di ABT mungkin bisa mulai diperbaiki, ” ucap Khailani.

Lebih jauh dia berharap kerusakan yang terjadi di Stadion Bina Satria segera diperbaiki.
“Kami berharap bahwa kerusakan seperti itu tidak dibiarkan tdrlalu lama karena akan semkain parah,” imbuhnya.

Menurutnya, jika inhin melakukan renovaei besar-besaran terhadap Stadion Bina Satria, maka perlu kerjasama dengan pihak ketiga atau investor.

“Karena kalau mrngandalkan APBD lumayan besar anggaran yang diperlukan.

Sementara kalau ingin mengajukan ke pusat, kita bisa mengajukan ke pusat, namun kendala kita adalah desain besar olahraga yang ada di provinsi tidak ada.

Padahal itu lah dasar kita untuk mrngajukan ke pemerintah pusat,” pungkasnya.(IMJ)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *