UBB dan Balai Jasa Konstruksi Wilayah II Palembang Bekali 77 Mahasiswa dan Alumni dengan Sertifikasi Kompetensi Konstruksi
Bangka, UBB –MSM
Fakultas Sains dan Teknik (FST) Universitas Bangka Belitung (UBB) bekerja sama dengan Balai Jasa Konstruksi Wilayah II Palembang menyelenggarakan kegiatan Pemberian Kompetensi Tambahan (PKT) dan Sertifikasi Tenaga Kerja Konstruksi Tahun Anggaran 2026. Kegiatan yang berlangsung pada 22–26 Juni 2026 di Ruang Kuliah 3 dan 4 Gedung Dharma Pendidikan FST UBB ini diikuti oleh 77 mahasiswa tingkat akhir, calon lulusan, dan alumni Teknik Sipil UBB.
Perwakilan Balai Jasa Konstruksi Wilayah II Palembang, Rizky Romanzelly, S.Tr.T., menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan memberikan kompetensi tambahan bagi lulusan dan calon lulusan Universitas Bangka Belitung agar memiliki kesiapan yang lebih baik dalam memasuki dunia kerja konstruksi. Selama lima hari pelaksanaan, peserta akan mendapatkan pembelajaran kompetensi umum dan kompetensi teknis sebelum mengikuti uji sertifikasi pada hari terakhir.
“Kegiatan ini dirancang untuk memberikan kompetensi tambahan sekaligus mempersiapkan peserta mengikuti sertifikasi tenaga kerja konstruksi. Melalui pembelajaran kompetensi umum dan teknis, peserta diharapkan memiliki bekal yang lebih kuat untuk menghadapi kebutuhan industri konstruksi,” ujarnya.
Sebanyak 77 peserta terbagi ke dalam tiga bidang sertifikasi, yaitu Ahli Muda Teknik Bangunan Gedung Jenjang 7 sebanyak 40 peserta, Ahli Muda Teknik Jalan Jenjang 7 sebanyak 29 peserta, dan Ahli Muda Bidang Keahlian Teknik Sumber Daya Air Jenjang 7 sebanyak 8 peserta. Seluruh peserta berasal dari Jurusan Teknik Sipil, Perencanaan, dan Perancangan Fakultas Sains dan Teknik UBB.
Dalam sambutan pembukaan, Perwakilan Fakultas Sains dan Teknik UBB, Ir. Endang Setyawati Hisyam, S.T., M.Eng., mengapresiasi Balai Jasa Konstruksi Wilayah II Palembang yang kembali memberikan kepercayaan kepada Universitas Bangka Belitung sebagai mitra pelaksanaan kegiatan PKT dan Sertifikasi Tenaga Kerja Konstruksi. Ia menegaskan bahwa sertifikasi kompetensi menjadi bekal penting bagi lulusan Teknik Sipil untuk memasuki dunia kerja, seiring meningkatnya kebutuhan industri terhadap tenaga profesional yang memiliki kompetensi terstandar dan tersertifikasi.
Koordinator Program Studi Teknik Sipil UBB, Dr. Ir. Ormuz Firdaus, S.T., M.T., mengatakan bahwa kegiatan Pemberian Kompetensi Tambahan (PKT) dan Sertifikasi Tenaga Kerja Konstruksi merupakan program strategis untuk membekali mahasiswa, calon lulusan, dan lulusan Teknik Sipil dengan kompetensi yang dibutuhkan dunia kerja. Menurutnya, program tersebut menjadi jembatan antara kompetensi akademik yang diperoleh selama perkuliahan dengan kebutuhan industri konstruksi yang terus berkembang.
Ia menjelaskan bahwa sertifikasi kompetensi merupakan amanat regulasi di bidang jasa konstruksi sekaligus menjadi bekal profesional yang dapat meningkatkan daya saing lulusan di dunia kerja. Selain memberikan nilai tambah bagi mahasiswa, kegiatan ini juga berkontribusi terhadap peningkatan mutu pendidikan dan penguatan akreditasi program studi. Ormuz turut mengapresiasi kerja sama dengan Balai Jasa Konstruksi Wilayah II Palembang yang diharapkan dapat terus berlanjut pada tahun-tahun mendatang. Ia juga mengimbau seluruh peserta untuk mengikuti seluruh rangkaian kegiatan hingga pelaksanaan uji kompetensi pada hari terakhir agar memperoleh hasil terbaik dan dapat memanfaatkan sertifikasi tersebut sebagai bekal dalam meniti karier di bidang konstruksi.
Kegiatan ini menghadirkan instruktur yang berasal dari dosen Universitas Bangka Belitung yang telah memiliki sertifikat Pemberian Kompetensi Tambahan (PKT) dan kompetensi sesuai bidang keahlian masing-masing. Sementara itu, proses uji kompetensi dan sertifikasi melibatkan dua asesor dari Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Gatensi Karya Konstruksi yang bertugas melakukan asesmen terhadap peserta sesuai standar kompetensi yang berlaku. Kehadiran asesor profesional tersebut menjadi bagian penting dalam memastikan proses sertifikasi berjalan secara objektif dan menghasilkan lulusan yang kompeten serta siap bersaing di dunia kerja.
Melalui kolaborasi antara perguruan tinggi, Balai Jasa Konstruksi Wilayah II Palembang, dan LSP Gatensi Karya Konstruksi, kegiatan ini diharapkan mampu menghasilkan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kompetensi profesional yang diakui serta siap berkontribusi dalam pembangunan sektor konstruksi nasional. (Humas UBB/IMJ)

