PLTS BELINYU DALAM TAHAP KESIAPAN OPERSIONAL
Bangka-MSM
Pembangkit Listruk Tenaga Surya (PLTS) yang berada dikecamatan Belinyu, kabupaten Bangka merupakan hibah dari pemerintah pusat tahun 2013 lalu kini dalam tahap proses kesiapan untuk operasional,Sungailiat, Senin (13/4)
Jadi semua sudah siap tetapi harus dikelola Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang nantinya akan melakukan kerja sama dengan PLN,” kata Kepala BBPKAD pemkab Bangka Haryadi kepada Sarpos diruang kerjanya.
Namun sayangnya terjadinya keterlambatan opersional pengelolaan PLTS Belinyu tersebut disebabkan penunjukkan Direktur BUMD,akibatnya pihak PLN belum bisa menjalin kerja sama untuk menjual listriknya,” Itulah kendalanya kemarin,” kata dia.
Dikarena sudah terlalu lama tidak dioperasikan,otomatis banyak peralatan yang sudah rusak atau aus perlu diperbaik, Jadi harus dilakukan pengecekan terlebih dahulu.,ujar Haryadi.
Sebelumnya kita sudah berusaha melakukan repid atau perbaikan dan siap jalan namun jabatan Direktur waktu itu sudah habis masa jabatannya terjadi kekosongan pimpinan mengkibatkan penundaan beberapa tahun dan kerja sama dengan PLN pun tidak bisa dilakukan,” paparnya.
Diakui Haryadi PLTS ini masih asset Pemkab Bangka dan memang belum diserahkan ke BUMD,tetapi kalau sudah ada direkturnya maka mereka bisa memanfaatkan PLTS tersebut.
Saat ditanya tentang prospek keuntungan kerja sama antara PLTS Belinyu dengan PLN Haryadi belum bisa memprediksi karena pihak PLN memiliki tarif standard per kilo watnya tersendiri.
Jadi semua tergantung dari produksi dan berapa persen kapasitas alat dan daya tahan alat-alatnya, semua ada alat ukurnya serta masalah tehnis lain yang bisa mempengaruhinya
Ia menambahkan rencana awal pembangunan PLTS ini memang dengan PLTD sehingga mempermudah pengoperasional, koneksitas dan sambungannya.
Jadi PLTS ini merupakan asset daerah dari kekayaan daerah yang dipisahkan,nanti kalau sudah operasioanal dengan baik akan kita jadikan penyertaan modal bagi BUMD itu sendiri,” pungkas Haryadi. (IB)

