PERBAIKAN STADION BINA SATRIA PERLU MELIBATKAN PIHAK INVESTOR
Bangka- Sarpos.
Anggota DPRD kabupaten dari PKB G.A. Subhan melakukan kunjungan kerja ke salah satu sarana olah raga yang berada di kota Sungailiat yakni Stadion Bina Satria yang kondisinya miris dan masih seperti dulu belum ada perubahan yang sigifikan,Senin (20/7).
“ Jadi stadion Bina Satria Sungailiat ini dari masa ke masa masih seperti itu juga,permasalahannya memang pemkab Bangka belum bisa merealisasikan renovasi yang sesuai dengan standar nasional maunpun internasional,”jelas Subhan.
Dirinya menilai stadion tersebut hanya ala kadar jauh dari kata memenuhi standar nasional,karena apa bagian atapnya sudah ada roboh makanya kita minta segera diperbaiki karena berbahaya bagai para olahragawan yang sedang beraktivitas di stadion itu, “ terang Subhan.
Politikus PKB menegaskan kita berharap kedepan kalau memang regulasinya memungkinkan kita harus melibatkan pihak ketiga untuk melakukan panataan sekaligus membangun fasilitas olahraga yang berintegrasi dengan ekonomi.
Jadi suka tidak suka atau mau tidak mau kita tidak sanggup,apalagi dalam waktu dekat ini terasa tidfak mungkin untuk membangun fasilitas yang memenuhi standard.” Tukasnya.
Ia mengungkapkan tadi sudah bertemu dengan kabid Pora Dindikpora kabupaten Bangka Pak Kailani dan membicarakan terkait design besar olahraga dikabupaten Bangka.
Dikatakan Subhan pihak pusat menginginkan agar ada design yang besar terkait pengadaan sarana dan prasarana olahraga dikabupaten Bangka yang disinkronisasi dengan dprovinsi Babel sehingga baru bisa diajukan ke pusat.
Selain itu harus punya solusi lain yakni bagaimana caranya menjalin kerja sama drngan pihak ketigauntuk membangun fasilitas oleh raga namum harus didukunga dengan regulasinya ,” kata Subhan.
Ia mengatakan iri juga kita dengan faslitas olehraga di Jawa semua sudah memiliki fasilitas yang memadai dan sudah berstandar nasional maunpun intenasional.
Dirinya meyakini dengan melibatkan pihak ketiga seperti dokota kota bedar bukan tidak stadion Bina Satrian akan menjadi sebuah stadion yang megah dengan diisi berbagai fasilitas seperti UMKM-fitnes dan sarana penunjang lain yang berbayar.
Saat ditanya apakah kurang perhatian dan dukungan dari pemerinah daerah,” kalau perhatian dan dukungan bukan kurang tetapi memamg tidak anggarannya mau bagaimana lagi,” tegasnya.
Yang jelas kita sangat miris dengan kondisi Stadion Bina Satria ,kalau kita mau memperbaiki dari mana anggarannya, sementara sektor lainnya sepeti pendidikan keseharan semua priortitas apalagi yang mandatory spending sudah menunggu,” timpal Subhan.
Intinya kata Subhan kita harus mempunyai desgin besar tentang sarana olehraga ini lalu kita sinkronisa dengan propinsi baru kita ajukan kepusat.
Disamping itu kita mencari investor untuk kerja sama membangun faslitas olahraga yang terinterigasi dengan sarana penunjangnya sepeti UMKM,Fitnes, Cape dan lain sebagainya serta sudah sesuai dengan standard nasional maupun internasional,” tutup Subhan. (IB)

