UBB Catat Lonjakan Peminat SNBT 2026
Bangka–Belitung, UBB —MSM
Universitas Bangka Belitung (UBB) mencatat lonjakan peminat pada Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) tahun 2026. Hal ini seiring dengan dimulainya pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK-SNBT) pada Selasa (21/4), dengan UBB sebagai Pusat UTBK-SNBT dan SMKN 1 Tanjungpandan sebagai Sub Pusat UTBK-SNBT di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Hari pertama pelaksanaan berlangsung tertib, lancar, dan sesuai standar operasional yang ditetapkan panitia pusat.
Pengarah Panitia Pusat UTBK-SNBT UBB, Prof. Dr. Ibrahim, M.Si., dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat kepada para peserta. Ia mengungkapkan bahwa daya tampung jalur SNBT di UBB tahun 2026 sebanyak 1.287 kursi dengan jumlah peminat mencapai 5.078 orang. Selain itu, jumlah peserta UTBK di UBB meningkat dari 3.296 peserta pada tahun 2025 menjadi 4.324 peserta pada tahun 2026 atau naik sekitar 10,14 persen. Kondisi ini menunjukkan tingginya minat sekaligus semakin ketatnya persaingan untuk masuk UBB.
Di UBB, ratusan peserta dari berbagai daerah di Pulau Bangka mengikuti ujian sesuai jadwal sesi yang telah ditentukan. Sejak pukul 05.20 WIB, peserta telah hadir lebih awal untuk melakukan registrasi dan verifikasi identitas sebelum memasuki ruang ujian.
Panitia Pusat UTBK-SNBT UBB menyiapkan 10 ruang laboratorium komputer dengan dukungan jaringan yang stabil serta sistem pengawasan yang ketat. Sementara itu, di Sub Pusat UTBK-SNBT SMKN 1 Tanjungpandan disediakan 4 ruang ujian dengan fasilitas serupa guna memastikan pelaksanaan berjalan optimal.
Ketua Panitia Pusat UTBK-SNBT UBB, Prof. Dr. Devi Valeriani, S.E., M.Si., menyampaikan bahwa seluruh persiapan telah dilakukan secara matang dan terjadwal dengan baik. “Secara umum, pelaksanaan hari pertama berjalan lancar tanpa kendala berarti. Seluruh perangkat dan sistem berfungsi optimal sehingga peserta dapat mengerjakan soal dengan nyaman,” ujarnya.
Jumlah peserta UTBK-SNBT di UBB tercatat sebanyak 3.561 orang, sedangkan di SMKN 1 Tanjungpandan sebanyak 763 peserta. Pelaksanaan di Tanjungpandan yang melayani peserta dari wilayah Pulau Belitung dan sekitarnya juga berlangsung tertib. Panitia setempat memastikan kesiapan sarana dan prasarana, termasuk komputer, jaringan internet, serta sistem cadangan untuk mengantisipasi kendala teknis. Petugas juga aktif memberikan arahan kepada peserta terkait tata tertib dan alur ujian.
Salah satu peserta, Michelie Sianturi, mengaku memilih Program Studi Kedokteran Universitas Sriwijaya sebagai pilihan pertama dan Kedokteran Universitas Lampung sebagai pilihan kedua. Ia menyebut minat tersebut telah tumbuh sejak kecil dengan cita-cita menjadi dokter.
Peserta lainnya, Lauretta Marinson dari SMA Dian Harapan Bangka, memilih Program Studi Kedokteran Universitas Sriwijaya sebagai pilihan pertama dan Kedokteran UBB sebagai pilihan kedua. Ia mengungkapkan pilihannya didasarkan pada penyesuaian nilai serta dorongan dari lingkungan pertemanan. Keduanya mengaku optimistis dapat lolos UTBK-SNBT tahun 2026.
Untuk menjaga integritas, baik di UBB maupun di SMKN 1 Tanjungpandan diterapkan prosedur ketat, mulai dari pemeriksaan dokumen peserta, larangan membawa perangkat komunikasi ke dalam ruang ujian, hingga pengawasan berbasis sistem dan petugas.
Pelaksanaan UTBK-SNBT di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dijadwalkan berlangsung hingga 29 April 2026 dalam beberapa sesi. Melalui penyelenggaraan ini, diharapkan seluruh peserta dapat mengikuti seleksi dengan baik serta memperoleh hasil maksimal sebagai bagian dari proses menuju pendidikan tinggi. (Humas UBB/IMJ)

